Selasa, 06 Desember 2011

cara Installing JDK

alo semuanya. Kali ini saya akan menjelaskan tentang cara installing JDK (Java Develpment Kit). Sebelumnya saya akan menjelaskan tentang JDK terlebih dahulu. JDK adalah software yang digunakan untuk pengembangan aplikasi dengan java. Dua program yang disediakan dalam JDK adalah :
  • javac, yaitu program untuk meng-compile kode sumber
  • java, yaitu program untuk meluncurkan aplikasi
     Nah itu tadi adalah sekilas tentang JDK. Hal pertama yang kita butuhkan dalam installing JDK adalah installernya. Bila belum mempunyainya bisa di-download di sini , dan bila sudah punya bisa langsung melakukan proses installing.

     Setelah java ter-install maka hal selanjutnya yang kita lakukan adalah membuka Command Prompt. Kita bisa membuka Command Prompt di All programs>>Accessories>>Comand Prompt atau juga bisa lewat run kita ketikkan cmd. Setelah itu ketikkan javac. Dan akan muncul seperti gambar di bawah ini :


     Tidak usah kuatir itu bukan kesalahan pada saat kita meng-install tetapi memang kebanyakan walaupun sudah di-install tidak keluar pada awalnya. Itu terjadi karena JDK memerlukan path agar bisa digunakan.

     Langkah selanjutnya yang harus kita lakukan adalah membuat path agar JDK bisa kita gunakan. Caranya adalah dengan membuka tempat/directory yang kita gunakan untuk meng-install tadi, misalnya C:\Program Files\Java. Setelah itu lalu buka yang ada nama jdk nya(namanya sesuai dengan versi dari jdk itu sendiri), contoh : jdk1.6.0_25. Setelah itu buka lagi folder bin. Maka directory nya menjadi C:\Program Files\Java\jdk1.6.0_25\bin. Lalu copy directory tersebut.     
     
     Setelah mendapatkan directory nya, maka langkah selanjutnya adalah membuat path. Caranya adalah dengan klik properties di computer/my computer. Lalu kita klik lagi advanced system settings. Maka akan keluar window seperti gambar di bawah ini :

     Lalu kita pilih Environment Variables. dan pilih new. Setelah itu pada variable name kita isi dengan PATH dan pada variable value kita isi directory yang kita dapat tadi. Contoh bisa di lihat di gambar di bawah ini :

     Setelah itu klik ok, ok, ok dan close(tau kan maksutnya). Dan akhirnya java compile / javac anda sudah bisa digunakan. Untuk mengeceknya anda bisa gunakan cmd dan ketikkan javac. Dan hasilnya akan seperti di bawah ini :

      Selesai sudah penjelasan dari saya. Bisa ada salah kata mohon di maafkan, dan bila ada yang kurang jelas dari penjelasan saya maka bisa ditanyakan lewat comment di bawah.

Input Data dengan 3 Statement Berbeda

Kali ini saya akan memberikan salah satu project yang mungkin bisa lebih membantu anda untuk memahami tentang input statement yang ada di java. Bila anda belum mengetahui apa maksud dari input statement bisa di lihat di sini. Langsung ajalah, ini adalah hasil input dari projectnya :
Dan di bawah ini adalah codenya :

import java.io.BufferedReader;
import java.io.InputStreamReader;
import java.util.Scanner;
import javax.swing.JOptionPane;
public class Inputan {

    /**
     * @param args the command line arguments
     */
    public static void main(String[] args) {
        double N1, N2 = 0, N3, NR;
       
        String n3;
       
       
        Scanner nilai1 = new Scanner(System.in);
       
        System.out.print("Masukan nilai pertama \t : ");
        N1 = nilai1.nextDouble();
       
        BufferedReader in = new BufferedReader(new InputStreamReader(System.in));
        try
        {
            System.out.print("Masukkan nilai kedua \t : ");
            N2 = Integer.parseInt(in.readLine());
        }
        catch(Exception e)
        {
            System.out.println(e);
        }
       
        n3 = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan nilai ketiga : ");
        N3 = Integer.parseInt(n3);
       
        //proses
       
        NR = (N1 + N2 + N3) / 3;
       
        JOptionPane.showMessageDialog(null, NR);
    }
}

     Itu tadi contoh project yang berhubungan dengan input statement,Bila ada yang belum jelas dapat tanya pada 

Email saya sputraaria@yahoo.com

Dasar Pemrograman JAVA

Selamat pagi teman2 , pada hari ini saya akan share pada kalian tentang ilmu pemrograman yaitu Dasar Pemrograman java
Sebagai Beriku :


1. Java Development Kit


Java Development Kit merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk melakukan proses kompilasi dari kode Java menjadi bytecode yang dapat dimengerti dan dapat dijalankan oleh Java Runtime Environtment.
Java Development Kit wajib terinstall pada komputer yang akan melakukan proses pembuatan aplikasi berbasis Java. Namun Java Development Kit tidak wajib terinstall di komputer yang akan menjalankan aplikasi yang dibangun menggunakan Java.


2. Java Runtime Environtment


Java Runtime Environtment merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk menjalankan aplikasi yang dibangun menggunakan java. Versi JRE harus sama atau lebih tinggi dari JDK yang digunakan untuk membangun aplikasi agar aplikasi dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.


3. "Write Once, Run Anywhere" (WORA)


Merupakan Suatu semboyan dari bahasa pemrograman JAVA yang berjalan pada multiflatform
Keunggulannya independence platform maksud source code yang kita tulis tidak tergantung pada sistem operasi.









Java bytecodes merupakan instruksi mesin yang tidakspesifik terhadap processor . Oleh karena itu, program Javahasil kompilasi akan dapat dijalankan pada berbagai platform sistem komputer dengan menggunakan Java Virtual machine (JVM),"write once, run anywhere" (lihat Gambar Di Atas). JVMdisebut juga bytecodes interpreter atau Java runtimeinterpreter .





4. IDE (Integrated Development Environmnet - Lingkungan Pengembangan Terintegrasi)


-> untuk memudahkan kita dalam melakukan pengembangan atau pembuatan program.
Dalam melakukan pemrograman dibutuhkan alat atau tools yang biasa di sebut dengan IDE (Integrated Development Environmnet) untuk memudahkan kita dalam melakukan pengembangan atau pembuatan program.
Di java sangat banyak IDE yang tersedia, dan hampir semuanya dapat di gunakan dengan gratis tanpa harus membeli lisensi. Namun dari sekian banyaknya IDE yang tersedia, tentunya hanya beberapa saja IDE yang memiliki fitur serta dukungan komunitas yang maksimal.


Berikut ini adalah 3 Java IDE terbaik menurut saya selama 5 tahun berkecimpung di dunia pemrograman java:


~Eclipse



Eclipse memiliki dukungan plugin yang sangat banyak, dan menjadi core dari pengembangan IDE lainnya seperti zend studio(IDE berbayar untuk PHP), aptana radrails(IDE untuk pemrograman ruby on rails), serta masih banyak yang lainnya.


~Netbeans





IDE ini dibuat menggunakan bahasa Java, sehingga sangat terlihat dari sisi pemakaian memory yang cukup banyak. IDE ini dibuat dan dibesarkan oleh komunitas serta pengembang bahasa Java.


~JDeveloper





IDE ini dibuat dan dikembangkan oleh oracle. Lengkap sudah kedigdayaan oracle di dunia enterprise, setelah mampu mengakuisisi java dari sun microsystems.


5. Class


Dalam Java, kelas didefinisikan menggunakan kata kunci class. Contoh kelas sederhana adalah sebagai berikut :


class Manusia {
String nama;
}


Pada kode diatas, kelas yang telah dibuat adalah kelas Manusia. Dan nama merupakan atribut yang dimiliki kelas Manusia tersebut. Contoh pembuatan objek untuk kelas manusia adalah sebagai berikut :


// membuat objek manusia
Manusia manusia = new Manusia();
// mengubah nama objek manusia
manusia.nama = "Eko Kurniawan Khannedy";


6. Object


Objek merupakan hasil dari sebuah kelas, jika diibaratkan Objek adalah kue, maka kelas adalah cetakan kuenya, dimana kue dibuat menggunakan cetakan tersebut. Dan sebuah cetakan kue dapat membuat beberapa kue, artinya sebuah kelas dapat membuat beberapa object.
Untuk membuat objek dalam Java diperlukan sebuah perintah new, dimana cara pembuatannya sama dengan pembuatan variabel.


Kelas objek = new Kelas();


Jika dalam kelas yang dibuat objek tersebut terdapat atribut, maka dapat dipanggil menggunakan . (titik)


// mengubah atribut
objek.namaAtribut = value;


Jika dalam kelas tersebut memiliki sebuah fungsi (metode), maka dapat dipanggil menggunakan . (titik) dan diakhiri dengan ()


// memanggil fungsi
objek.namaFungsi();


7. String
Dalam pemrograman Java string merupakan aspek penting, karena dapat
mempelajari mengenai class dan objek melalui penggunaan string. String sebenarnya
merupakan class yang terdapat dalam library Java. Java String merupakan salah satu
kelas dasar yang disediakan oleh Java untuk memanipulasi karakter.





8. Package

Dalam Java, beberapa kelas dapat digabungkan dalam sebuah unit bernama paket (package). Penggunaan paket sangat dianjurkan agar kelas-kelas terlihat lebih teratur.
Untuk mendeklarasikan paket, hanya perlu menggunakan kunci package pada bagian atas file java diikuti nama paket. Nama paket tidak boleh diawali dengan nomor dan tidak boleh menganduk karakter unik dan spasi. Paket biasanya bertingkat, untuk memberikan tingkatan pada paket kita dapat mengunakan tanda . (titik), misal.


package aplikasi.data;
public class Karyawan {
public String nip;
public String nama;
public String alamat;
}



9. Konstruktor

Konstruktor adalah bagian dari definisi suatu kelas yang berfungsi menciptakan instans dari kelas tersebut. Konstruktor ini bisa kita buat sendiri, atau bila kita tidak mendefinisikannya, maka kompiler Java akan membuatkan konstruktor default untuk kelas tersebut pada saat kompilasi. Yang perlu diperhatikan adalah bahwa suatu konstrukor tidak termasuk anggota suatu kelas seperti metode dan variabel dan bahwa konstruktor bisa dibuat lebih dari satu.Secara singkat, konstruktor adalah perintah yang akan dilaksanakan saat ada instruksi untuk menciptakan sebuah instans dari kelas tersebut.


Contoh deklarasi konstruktor


identifier_class([tipe identifier,tipe identifier,...]){
// inisialisasi variabel
// perhitungan awal


Pada contoh ini akan dibuat empat buah konstruktor yang berfungsi untuk membuat objek dengan tipe lingkaran.Class lingkaran diidentifikasi dengan kode berikut:


public class Lingkaran{
Float x,y,jari;
// konstruktor diletakan disini
}





10. Method

Sebuah method menjelaskan behaviour dari sebuah object. Method juga dikenal sebagai fungsi
atau prosedur. Sebagai contoh, method yang mungkin tersedia untuk entiti siswa adalah method
register.

DEBIAN sebagai DHCP Server untuk jaringan Part I

Penjelasan Mengenai DHCP
Dinamyc  Host Configuration Protocol atau sering disebut dengan DHCP merupakan sebuah protocol yang berbasis arsitektur client/server yang digunakan untuk memudahkan pengalokasian pengalamatan IP Address kepada semua komputer secara manual pada sisi server dan akan muncul secara dinamis pada sisi client. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server.DHCP didefinisikan dalam RFC 2131 dan RFC 2132 yang dipublikasikan oleh Internet Engineering Task Force. DHCP merupakan ekstensi dari protokol Bootstrap Protocol (BOOTP).
Adapun cara kerja dari DHCP adalah sebagai berikut :
Karena DHCP merupakan sebuah protokol yang menggunakan arsitektur client/server, maka dalam DHCP terdapat dua pihak yang terlibat, yakni DHCP Server dan DHCP ClientDHCP server merupakan sebuah mesin yang menjalankan layanan yang dapat “menyewakan” alamat IP dan informasi TCP/IP lainnya kepada semua klien yang memintanya. Beberapa sistem operasi jaringan seperti Windows NT Server, Windows 2000 Server, Windows Server 2003, atau GNU/Linux memiliki layanan seperti ini. DHCP client merupakan mesin klien yang menjalankan perangkat lunak klien DHCP yang memungkinkan mereka untuk dapat berkomunikasi dengan DHCP Server. Sebagian besar sistem operasi klien jaringan (Windows NT Workstation, Windows 2000 Professional, Windows XP, Windows Vista, atau GNU/Linux) memiliki perangkat lunak seperti ini.
DHCP server umumnya memiliki sekumpulan alamat yang diizinkan untuk didistribusikan kepada klien, yang disebut sebagai DHCP Pool. Setiap klien kemudian akan menyewa alamat IP dari DHCP Pool ini untuk waktu yang ditentukan oleh DHCP, biasanya hingga beberapa hari. Manakala waktu penyewaan alamat IP tersebut habis masanya, klien akan meminta kepada server untuk memberikan alamat IP yang baru atau memperpanjangnya.
DHCP Client akan mencoba untuk mendapatkan “penyewaan” alamat IP dari sebuah DHCP server dalam proses empat langkah berikut:
  • DHCP DISCOVER : DHCP client akan menyebarkan request secara broadcast untuk mencari DHCP Server yang aktif.
  • DHCP OFFER : Setelah DHCP Server mendengar broadcast dari DHCP Client, DHCP server kemudian menawarkan sebuah alamat kepada DHCP client.
  • DHCP REQUEST : Client meminta DCHP server untuk menyewakan alamat IP dari salah satu alamat yang tersedia dalam DHCP Pool pada DHCP Server yang bersangkutan.
  • DHCP ACK : DHCP server akan merespons permintaan dari klien dengan mengirimkan paket acknowledgment. Kemudian, DHCP Server akan menetapkan sebuah alamat (dan konfigurasi TCP/IP lainnya) kepada klien, dan memperbarui basis data database miliknya. Klien selanjutnya akan memulai proses binding dengan tumpukan protokol TCP/IP dan karena telah memiliki alamat IP, klien pun dapat memulai komunikasi jaringan.
Proses Request DHCP Client ke DHCP Server
Empat tahap di atas hanya berlaku bagi klien yang belum memiliki alamat. Untuk klien yang sebelumnya pernah meminta alamat kepada DHCP server yang sama, hanya tahap 3 dan tahap 4 yang dilakukan, yakni tahap pembaruan alamat (address renewal), yang jelas lebih cepat prosesnya. Berbeda dengan sistem DNS yang terdistribusi, DHCP bersifat stand-alone, sehingga jika dalam sebuah jaringan terdapat beberapa DHCP server, basis data alamat IP dalam sebuah DHCP Server tidak akan direplikasi ke DHCP server lainnya. Hal ini dapat menjadi masalah jika konfigurasi antara dua DHCP server tersebut berbenturan, karena protokol IP tidak mengizinkan dua host memiliki alamat yang sama. Selain dapat menyediakan alamat dinamis kepada klien, DHCP Server juga dapat menetapkan sebuah alamat statik kepada klien, sehingga alamat klien akan tetap dari waktu ke waktu.
Catatan: DHCP server harus memiliki alamat IP yang statis.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Dynamic_Host_Configuration_Protocol

Minggu, 04 Desember 2011

Contoh Program Message Dialog di Java

Contoh program berikut ini menampilkan jenis-jenis window pesan di Java. Window pesan (message dialog) antara lain bertipe warning message, information message, confirmation message, dan juga input message. Class yang digunakan adalah class JOptionPane.
Berikut ini tampilannya:
contoh-program-message-dialog-java
Berikut ini contoh programnya:
import java.awt.*;

import java.awt.event.*;

import javax.swing.*;

public class MessageDialog extends JFrame {

 private JButton tombol, btn2, btn3, btn4, btn5;

 public MessageDialog() {

  super ("Event Handling");

  Container container = getContentPane();

  container.setLayout(new FlowLayout());

  tombol = new JButton ("Message Dialog");

  tombol.addActionListener(

   new ActionListener() {

    public void actionPerformed (ActionEvent e) {

     JOptionPane.showMessageDialog (null,"Contoh Message Dialog");

    }

   }

  );

  container.add(tombol);

  btn2 = new JButton ("Warning Message");

  btn2.addActionListener(

   new ActionListener() {

    public void actionPerformed (ActionEvent e) {

     JOptionPane.showConfirmDialog(null, "Contoh Warning Message","Peringatan",

      JOptionPane.CLOSED_OPTION, JOptionPane.WARNING_MESSAGE);

    }

   }

  );

  container.add(btn2);

  btn3 = new JButton ("Question Message");

  btn3.addActionListener(

   new ActionListener() {

    public void actionPerformed (ActionEvent e) {

     JOptionPane.showConfirmDialog(null, "Contoh Question Message","Pertanyaan",

      JOptionPane.OK_CANCEL_OPTION, JOptionPane.QUESTION_MESSAGE);

    }

   }

  );

  container.add(btn3);

  btn4 = new JButton ("Information Message");

  btn4.addActionListener(

   new ActionListener() {

    public void actionPerformed (ActionEvent e) {

     JOptionPane.showConfirmDialog(null, "Contoh Information Message","Informasi",

      JOptionPane.NO_OPTION, JOptionPane.INFORMATION_MESSAGE);

    }

   }

  );

  container.add(btn4);

  btn5 = new JButton ("Input Dialog");

  btn5.addActionListener(

   new ActionListener() {

    public void actionPerformed (ActionEvent e) {

     String a = JOptionPane.showInputDialog("Input Nama : ");

     JOptionPane.showMessageDialog(null, a);

    }

   }

  );

  container.add(btn5);

  setSize (200,300);

  setLocationRelativeTo(null);

  setVisible (true);

 }

 public static void main (String arg[]) {

  MessageDialog test = new MessageDialog();

  test.setDefaultCloseOperation(JFrame.EXIT_ON_CLOSE);

 }

}
Semoga Bermanfaat ....!!!

Contoh Program Event Handling di Java

Contoh program berikut ini pada dasarnya sama dengan contoh program sebelumnya. Hanya saja pada contoh kali ini, ditambahkan tombol Exit yang jika diklik program akan keluar.
Berikut ini tampilannya:
Berikut ini source codingnya :
import java.awt.*;

import java.awt.event.*;

import javax.swing.*;

public class ClickMe2 extends JFrame {

 private JButton tombol, btnExit;

 public ClickMe2() {

  super ("Event Handling");

  Container container = getContentPane();

  container.setLayout(new FlowLayout());

  ClickListener cl = new ClickListener ();

  tombol = new JButton ("Click Me!");

  tombol.addActionListener(cl);

  container.add(tombol);

  btnExit = new JButton ("Exit");

  btnExit.addActionListener(cl);

  container.add(btnExit);

  setSize (200,100);

  setVisible (true);

 }

 public static void main (String arg[]) {

  ClickMe2 test = new ClickMe2();

  test.setDefaultCloseOperation(JFrame.EXIT_ON_CLOSE);

 }

 //inner class

 private class ClickListener implements ActionListener {

  public void actionPerformed (ActionEvent e) {

   if (e.getSource() == tombol) {

    JOptionPane.showMessageDialog(null, "You click me again, guys !!!");

   } else if (e.getSource() == btnExit){

    JOptionPane.showMessageDialog(null, "See you, guys !");

    System.exit(0);

   }

  }

 }

}

Contoh Program Sederhana Pengeditan Tulisan menggunakan Java Applet

private void jButton1ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
String s;
s=jTextField1.getText();
jLabel1.setText(s);
}
private void jCheckBox1ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
if(jCheckBox1.isSelected()==true && jCheckBox2.isSelected()==true)
jLabel1.setFont(new java.awt.Font(“Tahoma”, 3, 14));
if(jCheckBox1.isSelected()==true && jCheckBox2.isSelected()==false)
jLabel1.setFont(new java.awt.Font(“Tahoma”, 1, 14));
if(jCheckBox1.isSelected()==false && jCheckBox2.isSelected()==true)
jLabel1.setFont(new java.awt.Font(“Tahoma”, 2, 14));
if(jCheckBox1.isSelected()==false && jCheckBox2.isSelected()==false)
jLabel1.setFont(new java.awt.Font(“Tahoma”, 0, 14));
}
private void jCheckBox2ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
jCheckBox1ActionPerformed(evt);
}
private void jRadioButton4ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
jLabel1.setForeground(new java.awt.Color(255, 255, 0));
}
private void jRadioButton3ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt)
{
jLabel1.setForeground(new java.awt.Color(0, 0, 255));
}
private void jRadioButton2ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt)
{
jLabel1.setForeground(new java.awt.Color(0, 255, 0));
}
private void jRadioButton1ActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt)
{
jLabel1.setForeground(new java.awt.Color(255, 0, 0));
}

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by I Gede Putra - Premium Blogger Themes | Bluehost